Cara Install Windows XP – Prolog

Seperti yang telah Anda ketahui, Windows XP merupakan salah satu sistem operasi yang dibuat dan dikembangkan oleh Microsoft. Windows XP merupakan sistem operasi yang menuai kesuksesan pada masanya, karena merupakan sistem operasi yang sangat populer dan memiliki banyak pengguna. Meski pengembangan Windows XP telah dihentikan, namun pengguna sistem operasi ini masih tetap ada hingga saat ini.

Ya, meski telah digantikan oleh sistem operasi Windows Vista, yang kemudian disusul juga oleh Windows 7, masih terdapat cukup banyak pengguna sistem operasi Windows XP di luar sana. Oleh karenanya, pembahasan mengenai sistem operasi yang satu ini juga akan tetap ada. Salah satunya adalah pembahasan pada artikel ini.

 

Cara Install Windows XP - XP Logos

 

Artikel kali ini akan memberikan ulasan singkat mengenai cara melakukan instalasi sistem operasi Windows XP. Untuk mempermudah Anda, artikel ini juga akan dilengkapi dengan gambar-gambar panduan instalasi, sehingga yang perlu Anda lakukan hanyalah mengikuti semua langkah-langkahnya dengan tepat.

Cara Install Windows XP – Waktu Yang Diperlukan

Namun, satu hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memulainya, proses instalasi sistem operasi Windows XP membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karenanya, Anda harus bersabar sampai dengan proses instalasi selesai dilakukan. Waktu yang dibutuhkan untuk menginstal sistem operasi Windows XP adalah sekitar 30-45 menit (belum termasuk waktu yang dibutuhkan untuk menginstal driver dan aplikasi).

Cara Install Windows XP – Langkah Instalasi (Video)

Untuk melihat cara instalasi Windows XP dalam bentuk video, silakan jalankan video berikut ini :

Cara Install Windows XP – Langkah Instalasi (Text)

Untuk versi text, Anda bisa baca panduannya di bawah ini. Langsung saja, berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk menginstal sistem operasi Windows XP. Selamat menyimak.

1. Langkah pertama adalah dengan menyiapkan CD instalasi Windows XP.

2. Langkah selanjutnya, Anda juga perlu menyiapkan CD driver yang diperlukan (driver motherboard, driver graphic card, dan lain-lain).

3. Agar komputer Anda dapat membaca CD instalasi ketika komputer booting, maka Anda harus melakukan pengaturan BIOS terlebih dulu. Atur agar boot priority diawali dari optical drive, seperti CD-ROM atau DVD-ROM. Bagaimana caranya? Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

a. Langkah pertama adalah masuk ke dalam pengaturan BIOS. Untuk dapat masuk, Anda harus menekan tombol tertentu ketika awal komputer booting. Tombol-tombol ini dapat berbeda tergantung dari jenis BIOS yang digunakan, namun tombol yang digunakan pada umumnya adalah tombol Del, F1, atau F2. Setelah Anda berhasil masuk ke dalam pengaturan BIOS, langkah selanjutnya adalah memilih opsi Advanced Settings > Boot Priority (atau nama pengaturan yang serupa).

b. Ubah pengaturan boot priority, sehingga CD-ROM atau optical drive berada pada urutan pertama. Anda dapat mengubah posisi boot priority dengan menekan tombol PgDn (menggeser ke bawah) / PgUp (menggeser ke atas).

c. Jika telah selesai, maka simpan ubahan yang telah Anda lakukan pada BIOS dengan menekan tombol F10. Biasanya Anda akan diminta konfirmasi, yaitu dengan menekan tombol Y (Yes) untuk menyimpan dan melanjutkan, dan N (N0) untuk membatalkan. Sebelumnya, Anda dapat menyimpan CD instalasi Windows ke dalam optical drive, dan biarkan komputer me-restart.

4. Tunggu selama beberapa detik, hingga muncul tulisan pada layar monitor “Press any key to boot from CD”.

5.  Tekan tombol apa saja pada keyboard untuk melanjutkan, dan biarkan komputer bersiap-siap serta melakukan pemeriksaan terhadap hardware komputer Anda. Untuk selanjutnya, akan muncul layar baru dengan judul “Windows Setup” berwarna biru.

6. Tahap selanjutnya, file yang terdapat di dalam CD akan dimuat ke dalam media penyimpanan komputer, dan proses pengaturan (Setup) pun mulai berjalan.

7. Di sana, terdapat petunjuk navigasi yang dapat Anda baca, yaitu: Tekan tombol “ENTER” untuk menginstal sistem operasi Windows XP; tekan tombol “R” untuk memperbaiki (repair) instalasi sistem operasi Windows XP yang telah terinstal sebelumnya; atau tekan tombol “F3″ untuk keluar tanpa melakukan proses instalasi. Jika Anda memutuskan untuk menginstal atau memperbaiki sistem operasi Windows, maka akan muncul pernyataan License Agreement.

8. Jika Anda setujua dengan License Agreement tersebut, Anda dapat menekan tombol F8 untuk melanjutkan proses instalasi. Secara otomatis Setup akan dapat menemukan partisi yang terdapat di dalam hard disk komputer Anda. Di sini, Anda dapat menentukan lokasi instalasi Windows XP.

9. Untuk langsung menginstal sistem operasi Windows XP, Anda dapat menekan tombol Enter. Selanjutnya, jika Anda memilih untuk membuat partisi baru, tekan tombol C. Sesuaikan besaran partisi dengan kebutuhan Anda.

10. Anda harus memperhatikan bawah satuan yang digunakan pada besaran partisi adalah MB. Sebagai contoh, jika Anda ingin membuat partisi sebesar 80 GB misalnya, maka tuliskan 80000 (bukan 80). Hal ini sesuai dengan ketentuan bahwa 1 GB = 1000 MB (lebih tepatnya 1024 MB).

11. Tekan tombol Enter untuk membuat (Create) partisi.

12. Pada layar, Anda akan diminta memilih file system. Direkomendasikan untuk memilih “Format the partition using the NTFS file system (Quick)”, karena lebih cepat dan efisien.  Maka, selanjutnya Anda akan melihat tampilan berikut ini pada layar monitor:

13.  Apa yang harus Anda lakukan berikutnya adalah mengarahkan pointer pada opsi “unpartitioned space”. Pilih opsi yang Anda inginkan seperti yang tertera pada layar monitor. Sebagai contoh, jika Anda hanya ingin membagi dua partisi saja (tambahan dari partisi C:), maka Anda cukup menekan tombol Enter untuk masuk pada tahap selanjutnya (instalasi). Namun jika Anda ingin membagi “unpartitioned space” ke dalam beberapa partisi yang berbeda, maka Anda dapat menjalankan langkah-langkah sebelumnya untuk membagi partisi. Ketika pengaturan partisi telah selesai, maka Anda dapat memilih partisi untuk mulai menginstal Windows. Tekan tombol Enter untuk melanjutkan. Pada proses selanjutnya, Anda akan melihat proses format berjalan hingga 100%.

14. Jika proses format telah selesai dilakukan, maka Windows akan mulai menyalin file-file yang dibutuhkan untuk melakukan proses instalasi. Dan Anda akan menjumpai progress bar berjalan menuju 100%.

15. Tunggu beberapa saat sampai proses copy atau penyalinan file telah selesai dilakukan. Jika telah selesai, maka komputer akan melakukan restart secara otomatis (hitung mundur selama beberapa detik). Jika Anda ingin lebih mempersingkat waktu, tekan tombol Enter agar komputer segera merestart tanpa menunggu waktu hitung mundur.

16. Selanjutnya, Anda akan melihat tampilan splash screen Windows.

17. Dan layar yang akan terlihat berikutnya adalah layar instalasi.

18. Apa yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah menunggu proses setup selesai

19. Sesuaikan pengaturan dengan preferensi Anda, klik tombol Next jika telah selesai.

20. Isi nama Anda dan juga nama organisasi (bebas, tapi usahakan cukup jelas).

21. Langkah selanjutnya adalah memasukkan serial number. Nomor serial atau serial number dapat Anda lihat pada CD instalasi Windows.

Catatan: Selalu gunakan sistem operasi Windows original, hindari penggunaan serial number bajakan dan sejenisnya. Dengan begitu, Anda telah dapat menghargai karya orang lain dan akan terhindar dari jerat hukum karena menggunakan barang ilegal.

Jika Anda telah memasukkan serial number yang sesuai, klik tombol Next untuk kemudian mengkonfigurasi pengaturan waktu dan tanggal.

22. Jika Anda ingin menyesuaikan waktu dan penanggalan Indonesia, pilih opsi GMT+7 (Bangkok/Jakarta).

23. Proses instalasi akan berlanjut dan Anda diharapkan masih sabar menunggu. Sampai kemudian, Anda akan melihat tampilan layar pengaturan network.

24. Pilih salah satu pengaturan network yang Anda inginkan. Pilih “Typical settings” bagi Anda yang tidak mau ribet. Selanjutnya, atur Workgroup atau Computer Domain.

25. Jika tidak terhubung pada domain, maka cukup biarkan opsi pada pilihan teratas. Klik tombol Next untuk melanjutkan.

26. Pada tampilan layar berikutnya, Windows akan mencoba untuk menyesuaikan pengaturan layar (display setting).

27. Secara otomatis Windows akan mengidentifikasi performa tampilan pada komputer Anda. Klik tombol OK untuk melanjutkan.

28. Ketika menginjak tahap ini, proses instalasi telah hampir sampai pada ujungnya, alias hampir selesai. Sekali lagi Anda akan menjumpai tampilan splash screen Windows, namun sedikit agak berbeda (tidak ada progress bar).

29. Tidak lama kemudian, Anda akan disuguhkan pesan selamat datang “Welcome to Microsoft Windows”. Di sini Anda telah masuk ke dalam sistem operasi Windows untuk pertama kalinya. Tekan tombol Next untuk melanjutkan.

30. Tampilan layar selanjutnya merupakan sedikit pengaturan keamanan. Pilih salah satu opsi yang Anda inginkan.

31. Windows akan melakukan pemeriksaan terhadap koneksi internet.  Terdapat sedikit konfigurasi internet yang perlu Anda sesuaikan.

32. Pada tahap aktivasi Windows, Anda dapat memilih salah satu opsi yang tersedia untuk mengaktifkan Windows.

33. Pada tahap selanjutnya, Anda dapat menyesuaikan beberapa pilihan berkaitan dengan akun pengguna komputer. Anda dapat menyesuaikannya dengan jumlah orang yang akan menggunakan komputer tersebut.

34. Akhirnya, proses instalasi Windows pun telah selesai Anda lakukan. Klik Finish untuk masuk ke dalam tampilan desktop Windows.

35. Sebelum masuk jendela desktop Windows, Anda akan melihat tampilan “Welcome” berikut ini terlebih dulu. Untuk kemudian, akhirnya disusul oleh jendela desktop Windows yang cukup familiar.

36. Setelah proses instalasi Windows selesai, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah menginstal driver hardware dan juga berbagai aplikasi yang Anda butuhkan.

 

 

Sumber: http://ahlikompie.com/cara-install-windows-xp-503.html

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Melakukan Recovery Console Dengan CD Windows XP

recovery consoleApa sebenarnya Recovery Console? Itulah yang pertama harus Anda pahami. Recovery Console adalah berbasis command line, fitur canggih diagnostik tersedia dalam beberapa versi sistem operasi Windows. Recovery Console sangat penting untuk dipahami karena jika kita sudah masuh pada area ini, ada banyak sekali masalah berbasis command line yang bisa diselesaikan. Pada artikel berikut akan saya sajikan sejumlah daftar mengenai apa saja kerusakan yang bisa diselesaikan melalui fasilitas ini.

Recovery Console sangat berguna untuk memperbaiki atau mengganti file-file penting sistem operasi. Bila file ini tidak bekerja sebagaimana mestinya, startup Windows kadang-kadang tidak bisa berjalan sama sekali. Dalam kasus ini, Anda harus mengakses fasilitas ini untuk mengembalikan file. Ikuti langkah-langkah menggunakan CD Windows XP untuk mengakses Recovery Console. Itu berarti Anda harus booting dari CD/DVD ROM drive. Jika Anda belum paham cara booting ini, silakan baca artikel; Cara Booting Komputer Dari Bootable CD atau DVD yang telah saya tulis sebelumnya.

recovery console

    1. Hidupkan atau restart komputer Anda untuk memulai
    2. Ketika muncul pesan [Press any key to boot from CD…] seperti diatas silakan tekan sembarang tombol pada keyboard. Ingat : pesan diatas hanya muncul sebentar, jadi kalau Anda terlambat komputer akan langsung boot dari hard disk. Jika Anda terlambat, silakan ulangi langkah 1 diatas.
    3. Selanjutnya akan muncul gambar seperti dibawah ini. Tidak ada intervensi pengguna dibutuhkan dalam langkah ini. Windows XP meloading beberapa file dalam persiapan baik instalasi ulang Windows XP atau untuk menggunakan Recovery Console.

recovery console

  1. Jika gambar seperti dibawah ini muncul, silakan tekan huruf “R” pada keyboard Anda.recovery console-3
  2. Selanjutnya akan muncul jendela seperti dibawah ini, dan silakan tekan angka “1” pada keyboard Anda lalu tekan lagi [ENTER]. Catatan: Kita mengetik angka “1” dengan asumsi sistem operasi yang hendak direpair diinstall pada drvie C: tetapi jika sistem operasi ada pada drive D: maka kita harus memilih angka “2” dan begitulah selanjutnya.recovery
  3. Jendela berikut akan segera muncul. Jika Anda memasang password pada Administrator silakan ketik, tetapi jika Anda tidak pernah membuat passwordnya langsung saja tekan [ENTER]console
  4. Nah jendela berikut inilah yang dimaksud jendela Recovery Console, disinilah Anda akan mengetik sejumlah perintah untuk melakukan perbaikan alias repair windows. Mengenai perintah yang dapat Anda gunakan pada Recovery Console akan saya bahas pada artikel berikutnya.

recovery console-4

 

Untuk pembahasan lengkap, tentang artikel di atas, silahkan KLIK DISINI 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Membuat Windows XP Live Portable Dengan Pe Builder

windows portableMasih tentang system operasi windows dan turunannya, kali ini mencoba membahas tentang bagaimana membuatwindows xp live portable dengan menggunakan software PE Builder yang akan merubah cd/dvd installasi windows biasa menjadi windows xp live atau portable yang dapat langung dijalankan tanpa perlu diinstall. Bart’s Preinstalled Environment (BartPE) adalah Tool yang akan merubah file windows xp didalam cd menjadi portable sehingga bisa dijalankan langung dari cd/dvdroom maupun lewat flashdisk.

Langsung saja ya, silahkan download software pebuilder3110a.exe, install program ke komputer. Selanjutnya ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Buat folder di harddisk misal D:\WinXP, Copykan seluruh isi CD Windows XP ke dalam folder tadi.
  2. Jalankan Program PE Builder yang sudah diinstall, untuk source: pilih D:\WinXP yang sudah berisi file-file installasi Windows XP. Pada Output: gunakan BartPE, elanjutnya pada Media Output pilih media untuk penyimpanan, apakah akan membuat file iso atau langsung di burn ke CD kosong.Bart's Preinstalled Environment
  3. Bila ingin menambahkan program tambahan seperti mozilla firefox, klik Plugins, tapi sebelumnya program harus sudah didownload dari http://www.nu2.nu/pebuilder/plugins/
  4. Setelah itu klik tombol “Build” dan tunggu hingga proses selesai. Bila yang dipilih media “Create ISO image” setelah selesai file iso bisa ditest dahulu sebelum dibakar ke CD kosong dengan menggunakan software seperti MobaliveCD yang memakai emulator Qemu.

Windows XP live portable ini dapat langung dijalankan dari cd/dvdroom tapi jangan lupa untuk setting bios agar boot dari cd. Selamat mencoba dan tetap semangat berpuasa :D .

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Apa Dan Mengapa Install Ulang Sistem Operasi Windows

install ulangInstall ulang sistem operasi Windows ? Repair atau gagal repair Windows? Atau gagal install ulang Windows ? Demikian masalah yang sering muncul, entah anda pengguna Windows XP, Windows Vista,Windows 7 atau bahkan OS yang lain. Mulai artikel ini sampai beberapa artikel ke depan saya akan membahas mengenai instalasi windows dalam berbagai versi. Ada kalanya ketika repair windows tidak berhasil, disinilah kita harus melakukan instal ulang.

Pertanyaannya adalah apa itu install ulang?. Install ulang Windows adalah sebuah usaha untuk memasukkan kembali semua files-file system operasi Windows kedalam sebuah path/dirve tertentu pada hard disk sehinggan komputer dapat beroperasi kembali secara normal. Ini dilakukan ketika windows mengalami kerusakan atau sebagian filenya hilang. Dalam install ulang semua versi windows didalamnya ada beberapa pilihan yang dapat ditempuh;

  1. Clean installation. Dalam bahasa pasar install total. Dalam proses ini kita menghapus semua data/file dalam drive (biasanya C: ) yang merupakan tempat system operasi. Penghapusan tadi dilakukan baik dengan men-delete partisi system lalu membuatnya kembali atau hanya dengan cara mem-format partisi hard disk untuk drive system operasi. Ini bias dilakukan jika semua data penting pada drive system sebelimnya telah diamankan dengan backup. Apa jeleknya? Jeleknya adalah lama dan ada kemungkinan ada data yang lupa diamankan jadi hilang. Bagusnya adalah komputer akan segar kembali jika sebelumnya ada virus komputer maka dipastikan akan bersih kembali sesudah instalasi selesai.
  2. Install tanpa format hard disk system, artinya kita hanya menimpa semua file system operasinya tetapi program aplikasi lain tetap utuh. Bagusnya adalah semuat setting dan aplikasi dalam komputer akan kembali seperti sebelumnya. Jekenya adalah jika ada worm, virus ataupun malware maka penyakit tersebut akan tetap tinggal dalam komputer. Dalam proses install biasanya ada pilihan [no changes] sebagai identitas pilihan instalasi ini.
  3. Sebenarnya masih ada lagi satu yaitu pilihan repair yaitu hanya memperbaiki file-file system operasi yang rusak atau hilang. Ini juga tidak menyelesaikan masalah virus tetapi waktunya singkat disbanding dua langkah sebelumnya.

Lalu mengapa system operasi windows diinstall ulang?

  1. Karena terserang virus dan sudah tidak ada pilihan lain alias sudah stress gara-gara virus.
  2. Karena system operasi sudah terlalu banyak file sampah yang tidak tertangani oleh software pembersih file sampah. Harap dimengerti bahwa software pembersih file sampah jika tidak tepat kadang justru menimbulkan masalah pada computer misalnya pada registry editor.
  3. Karena system operasi sudah sedemikian lambat dan meng-uninstall sebagian program aplikasi ternyata tidak menyelesaikan masalah.
  4. Karena konfik antara program aplikasi maupun dengan system operasi sehingga komputer malas bekerja atau bahkan mogok kerja.
  5. Dan masih banyak lagi alas an lain mengenai hal ini. CATATAN : jangan takut melakukan install ulang windows asal perhatikan langkah-langkahnya dengan benar.

Mengatasi gagal install ulang windows

Dan mengapa sering terjadi gagal install ulang windows ? Bagaimana mengatasi kegagalan install ulang windows? Beberapa hal yang sering menjadi penyebabnya. Ada 5 perangkat keras yang secara langsung terlibat dalam proses install ulang window yaitu Mrocessor, Main Memory, Hard disk, CD/DVD ROM, CD installer dan 3 yang terakhir yang paling bertanggung jawab untuk kegagalan proses instalasi. Inilah solusinya;

  1. Kegagalan pada CD installer. Biasanya CD installer yang sudah tua dan banyak goresan akan susah dibaca oleh CD ROM. Dari sinilah awalnya. Oleh karena itu pastikan CD installer masih sangat layak untuk digunakan. Jika CD installer rusak maka akan muncul beberapa kali pesan [can’t copy file….]. Sebenarnya pesan ini bisa diabaikan dengan pilihan [Skip] tetapi kemungkinan besar nantinya ada kegagalan tertentu ketika windows sudah berjalan di desktop.
  2. CD/DVD ROM rusak, kabur optiknya. Jika optik CD/DVD ROM kabur alias berdebu, maka dia tidak bisa membaca CD dengan tepat dan jika ini terjadi maka proses akan menjadi sangat lambat selanjutnya akan sangat lambat atau terhenti lalu muncul peringatan kegagalan. Peringatan paling keras dari kegagalan ini adalah Blue screen of death. Pastikan kabel CD/DVD ROM terpasang dengan tepat, kalau perlu siapkan CD/DVD ROM cadangan.
  3. Kesalahan menulis pada hard disk. Ada kalanya terjadi kegagalan mengcopy file-file kedalam hard disk sehingga proses install gagal. Permasalahan listrik tidak stabil bias mengganggu proses ini. Penyebab lain adalah kabel data hard disk longgar atau tidak tepat ketika akan memulai meng-copy file kedalamnya langsung timbul kegagalan. Biasanya hard disk yang sudah tua dan tidak stabil lagi juga menyebabkan hal ini, walaupun hard disk masih terdeteksi di BIOS. Perbaiki kedudukan kabel data dan siapkan hard disk cadangan.

Jika semua jalan keluar diatas sudah anda tempuh pasti proses install sudah berhasil. Nah sekarang saya piker sudah sangat jelas bagi kita apa, mengapa dan bagaimana mengatasi install ulang windows.

Posted in Uncategorized | Leave a comment